Laman

  • HOME
  • LOMBA BLOG
  • ARTIKEL
  • TUTORIAL
  • ORDER DESIGN
  • ABOUT ME
  • JUAL KEFIR
JASA DESIGN BLOG KHUSUS BLOGSPOT & JUAL PRODUK KEFIR

Mari Jadikan PLN Lebih Praktis dan Efektif

Agustinadian Susanti | Selasa, September 30, 2014 | | | 19 Comments so far
    Sejak Maret 2014 lalu, saya sudah mengganti MCB di rumah saya dengan token listrik prabayar, sekalian nambah daya yang tadinya hanya 450 watt menjadi 900 watt. 
dokumen foto pribadi : token listrik prabayar dirumahku

    Menurut saya sih, memang lebih praktis menggunakan token listrik prabayar ini selain nggak perlu antri bayar listrik ke kantor PLN, privasi lebih terjaga, dan yang paling penting saya bisa mengatur pemakaian listrik secara mandiri. Untuk hal ini saya sangat berterima kasih pada PLN karena sudah membuat kebijakan ini. 

   Alarm pada token listrik prabayar, biasanya akan berbunyi jika sisa pemakaian listrik tinggal 20 kwh kebawah. Itu tandanya saya harus segera mengisi ulang pulsa lagi agar listrik di rumah tak langsung padam. Meski dengan sisa pemakaian segitu listrik masih bisa bertahan beberapa hari, namun karena saya memang tipe orang yang suka dengan persiapan jadi saya lebih suka mengisinya kembali sebelum listrik benar-benar padam. 

   Sayangnya, bunyi alarm tadi tidak begitu jelas terdengar, sehingga kadang baru terdengar saat malam hari atau saat semua orang sudah tidur. Untuk mengantisipasi saat saya tidak mendengar bunyi alarm dengan jelas, biasanya saya selalu memeriksa sisa pemakaian listrik di rumah. Namun, suatu ketika mungkin karena terlalu sibuk, saya lupa memeriksanya. Tiba-tiba, samar-samar saya mendengar bunyi alarm pada token tersebut. Segera saya cek dan ternyata memang benar lampu indikator LED meteran pulsa berwarna merah dan berkedip-kedip, tampak disana menunjukkan angka 10 kwh. 

   Untung saja masih pukul 20.00 WIB, jadi malam itu saya langsung pergi membeli pulsa listrik prabayar ke Indomaret dekat rumah saya, karena kalau ke PLN yang melayani pembelian pulsa listrik, jam segitu pasti sudah tutup. 

    “Mbak, beli pulsa listrik” kata saya sembari menyodorkan kartu kendali listrik prabayar kepada kasirnya. 
dokumen foto pribadi : kartu kendali listrik prabayarku

   Biasanya setelah menunggu beberapa saat, si mbak kasir ini akan memberikan setruk  bertuliskan 20 digit angka untuk dimasukkan ke dalam token listrik prabayar. Dan kalau hasil print setruknya kurang jelas maka dia akan menebalinya dengan bolpoint. Tapi malam itu, dia menulis ulang ke-20 digit angka itu di kertas bekas, mungkin kertas setruknya lagi habis atau tinta printernya habis juga.
 
   Salahnya saya karena kurang teliti, begitu mendapat kertas itu tanpa saya cek lagi, langsung deh saya kembali pulang ke rumah dan mencoba memasukkan ke 20 digit angka tersebut ke token listrik prabayar itu. Berulangkali saya lihat dan masukkan angkanya eh kok salah melulu. 

   Oleh sebab itu saya pun akhirnya kembali lagi ke Indomaret dan menanyakan hal ini. Rupanya kasirnya salah menulis salah satu angkanya. 

   “Aduh, untung aja Indomaretnya deket rumah saya dan masih buka. Wah, berabe ya kalau salah nulis satu angka aja.” 

    Dari kejadian itu saya jadi punya ide buat PLN khususnya tentang masalah pengisian pulsa listrik prabayar ini menjadi lebih praktis : 
  1. Mengingat layanan pengisian pulsa listrik prabayar di kantor PLN hanya sebatas jam kerja saja, kalau bisa layanan pengisian pulsa listrik prabayar di kantor PLN buka 24 jam, sekalian dengan layanan shift petugas jaga yang sudah ada yang melayani kerusakan listrik pada tengah malam. Jadi kalau ada yang butuh beli pulsa listrik malam-malam dan Indomaret sudah tutup, masih ada PLN stand by untuk melayani pengisian pulsa listrik juga. 
  2. Kalau bisa cara pengisiannya dibuat lebih praktis lagi seperti pada saat mengisi pulsa HP. Kalau kita mau isi pulsa HP kan tinggal datang ke counter HP atau kios-kios yang menjual pulsa HP, sebut nomor HP kita, bayar dan langsung deh keisi pulsanya. Demikian juga kalau mau isi ulang pulsa listrik prabayar. Kita datang ke counter yang jual pulsa listrik, bawa kartu kendali listrik prabayar atau sebut nomor yang tertera di kartu tersebut, bayar dan langsung otomatis pulsa listrik di rumah kita terisi. Jadi kita nggak perlu mengisi manual sendiri ke token listrik prabayar itu. Hal ini juga sangat berguna untuk mengantisipasi kesalahan penulisan 20 digit angka seperti kejadian yang saya alami diatas. ya meski hal ini jarang sekali terjadi tapi nggak ada salahnya antisipasi :)
  3. Untuk ini memang perlu memperluas atau menambah tempat yang melayani pengisian pulsa listrik prabayar sih, kalau sementara ini yang saya tahu masih di PLN, Indomaret, Alfamart, mungkin ke depannya jika mau menerapkan ide saya ini ya mau tak mau harus menambah lokasi layanan mungkin di kios-kios/ counter yang jual pulsa HP yang sekalian melayani pembelian pulsa listrik prabayar. 

Selain itu saya juga ingin menambahkan ide lainnya, yaitu :
  • Untuk bunyi alarm reminder di token listrik prabayar kalau bisa dibuat lebih keras dan jelas, hal ini untuk mengantisipasi kalau pemilik rumah adalah orang yang sudah lanjut usia yang tinggal sendirian dan kurang bisa mendengar dengan jelas. Mungkin bisa diganti lagu-lagu jadi agak lama terdengarnya nggak cuma “tit… tit… tit…“ 
  • Meski sudah sangat prepare untuk membuat agar token listrik prabayar selalu dalam keadaan terisi pulsa tetapi untuk pemadaman listrik mendadak sering terjadi di rumah saya. Hal ini tentu membuat saya agak terganggu terutama kalau mati lampunya pas lagi mau menanak nasi pakai magic com, atau lagi kerja dengan komputer tiba-tiba listrik padam, nyala bentar, eh padam lagi secara tiba-tiba. Itu kan bisa membuat komputer dan alat elektronik lainnya rusak. Saran saya, kalau bisa waktu PLN hendak mengadakan pemadaman listrik itu pas jamnya orang tidak beraktivitas dengan listrik saja/ saat jam tidur malam atau sesudah jam 9 pagi, biar beres masak nasi dulu :D

    Semoga dengan ide yang saya sampaikan melalui blog ini dapat menjadi perhatian PLN agar ke depannya PLN makin maju dan berkembang lagi dalam melayani para pelanggannya dengan memberikan pelayanan terbaik secara maksimal. Selamat Hari Listrik Nasional ke-69. 



Read More

Bertepuk Sebelah Tangan

Agustinadian Susanti | Selasa, September 23, 2014 | 19 Comments so far
    Wah judulnya mengarah ke melow again melow again. Bukan bermaksud begitu sih, tapi berhubung pengen update blog dan yang terbesit di pikiran saya masalah ini ya udah nulis aja. Hehe.. 

      Btw,  kita semua tentu pernah suka atau naksir sama seseorang, dan yang namanya fall in love itu kayak untung-untungan. Kalau dia juga suka pada kita sih oke, tapi kalau kitanya aja yang suka tapi dianya nggak? Langsung deh nyanyi lagunya Olga S. ♪♪ hancur hancur hatiku ♪♪ 

      Temen saya pernah bilang, kalau ga mau sakit hati ya jangan jatuh cinta donk. Namanya aja jatuh- kan sakit. Kadang aku berpikir, kenapa sih Tuhan ga langsung aja mempertemukan 2 insan yang tepat. Kenapa harus melalui sakit ati dulu, kan ribet?! 

    Haha.. ya sudahlah ya, memang kita harus bertemu dengan orang yang salah dulu baru orang yang tepat yang juga membalas cinta kita. Inilah hidup, kalau datar-datar aja ga ada gejolaknya akan terasa biasa saja. Hidup ini seperti naik roller coaster, kadang kita dibawa ke suasana menegangkan tetapi akhirnya tenang kembali. 

    Mencintai orang yang tidak mencintai kita itu melelahkan dan menyakitkan lho. Menguras energi percuma. Yang paling menyiksa itu memendam perasaan terlalu lama, sedangkan orang yang kita sukai adem ayem aja ga tau apa apa. Awalnya karena takut ditolak jadi dipendam sendiri berharap dia bisa tahu apa yang kita rasakan. Oh hello? Kita manusia bukan cenayang yang tahu isi hati orang lain. So, ungkapin dengan gentle, kalau suka katakan suka kalau ditolak ya itu resiko. Tapi cara ungkapinnya harus on the right time and right place. 

   Karena pernah ditolak, aku cenderung takut mencintai kembali. Setiap ada cowok yang mulai kusuka, hatiku selalu remind “ati-ati jangan terlalu dalam mencintainya, nanti sakit hati lagi.” 

     Dan aku selalu memikirkan kondisi terburuk, bukannya mau negative thinking tapi mempersiapkan diri biar ga terlalu sakit kalau patah hati. Caranya? Aku tanya sama diriku. Andai kata orang yang kusuka ternyata sudah punya pacar atau sudah mau nikah sama orang lain yang tak kutahu, aku harus siap menerima kenyataan itu dan beriman suatu saat pasti ada yang lebih baik daripada yang hari ini kuanggap baik. 

    Jodoh tak akan tertukar, kalau sudah bagian kita apapun yang terjadi terjadilah. Cinta itu anugrah Tuhan, biarlah terjadi menurut kehendaknya, bukan rekayasa kita sendiri. Memaksa orang lain untuk mencintai kita itu membuat hati tertekan dan tak ada kebahagiaan. Sekarang ini saya lebih ke berserah sama Tuhan. 

   Untuk ukuranku yang notabene jarang bergaul di dunia nyata, itu diluar nalar akal pikiranku bagaimana cara Tuhan mempertemukanku dengan jodohku. Jaga hatiku agar aku tidak terlalu mendewakan cinta manusia melebihi cintanya Tuhan kepadaku. Daripada memendam perasaan dan menyiksa diri sendiri, yuk kita ngeblog! Hehe….
Read More

Ganti Foto Sampul FB

Agustinadian Susanti | Selasa, September 23, 2014 | 1 Comment so far
    Di waktu senggang, entah mengapa aku ga pernah bisa tidak buka komputer. Baik itu sekedar online fb, buka email, isi survey online berhadiah pulsa gratis tiap bulan (asal rajin ngisi survey di nusaresearch), atau belajar desain. 

    Disisi lain, karena aku sering was-was dengan hpku yang kondisinya drop ampir rusak, membuatku jadi pengen beli hp baru. Iseng-iseng browsing google lihat harga gadget disana. Mahal bingits.. dan mungkin karena akhir-akhir sering lihat gadget, jadi terinspirasi buat desain foto sampul fb bergambar gadget. 

    Belum punya gadget bolehlah gambar dulu hihi.. dan jadilah foto sampul fb bergambar gadget. Btw, aku sudah 3x ini ganti gambar sampul fb sendiri dan kesemuanya ada tulisan blessed bloggernya. Kenapa aku selalu tulis aku blogger yang diberkati? Karena memang sejak aku ngeblog, aku selalu diberkati oleh Tuhan dalam berbagai cara. 

Read More

Desain Header Online Shop

Agustinadian Susanti | Sabtu, September 20, 2014 | 4 Comments so far
   "Bersyukur dalam segala keterbatasan, memaksimalkan apa yang dimiliki, lakukan sebisanya dengan sungguh-sungguh meski fasilitas masih alakadarnya untuk menciptakan sebuah karya kreatif. "

    Ya, itulah quote motivasi demi menyemangati diri sendiri. Hehe, kalau bukan kita yang memotivasi diri siapa lagi? Hari ini, aku kembali utak-utik kode script pengen banget bisa buat online shop dari template blogger. Selain biayanya ga semahal kalau pake wp. Sekalian belajar utak-utik kode dan membuat online shop manual simple. 

   Sebetulnya aku masih pengen banyak belajar desain blog lebih dalam lagi. Selain itu pengen belajar editing video juga tapi masalahnya fasilitas komputer yang kupunya memorinya cuma 1 GB. Pengen beli laptop masih harus banyak menabung. Atau semoga ada mujizat lomba blog berhadiah laptop kali ya hahaha... 

   Ok, kali ini karena aku pengen buat desain online shop simple, aku mulai dari headernya dulu kali ya.. dan ini hasilnya : 


   Berminat order desain blog? Hubungi aku ya.. aku bisa edit blog yang sudah ada maupun buat blog baru. Caranya gampang banget : klik tombol order design di bagian bawah blog ini atau klik menu order design di atas. isi form ordernya dan tunggu kabar dari saya ^^... fast order fast response...
Read More

Alon-alon Waton Kelakon

Agustinadian Susanti | Kamis, September 18, 2014 | 21 Comments so far
   Di rumah aku tinggal berdua dengan bapak. Kami berdua punya karakter yang sangat berlawanan. Aku tipe orang yang sering grusa-grusu dan mudah cemas jika terjadi sesuatu. Sedangkan bapakku tipe kalem, lemah lembut, dan tenang dalam berbagai situasi. 

   Di usiaku yang sudah kepala 3 ini, statusku masih single. Kekhawatiran akan jodoh pun sering menghantui pikiranku di sela-sela kesibukanku. Apalagi bapak sudah lanjut usia. Jika terjadi sesuatu pada bapakku betapa cemasnya aku. Kadang jika bapakku sakit, aku sangat sedih dan tiba-tiba aku bisa menjadi lemah. Aku sungguh tak ingin bapakku sakit meski hanya masuk angin. Tapi yang namanya kondisi tubuh orang lanjut usia tidak ada yang bisa memprediksi. Oleh sebab itu setiap hari kami selalu berdoa agar diberi kekuatan dan kesehatan. 

   Pernah suatu ketika, bapakku mengalami tabrak lari saat beliau pergi sendirian keluar rumah. Tadinya sih, aku ingin mengantar bapak, karena aku sedang sibuk memasak dan bapak ga sabar pengen cepat cukur rambut. Akhirnya beliau nekad pergi sendiri. Padahal pagi itu aku tidak punya firasat apapun. Bapak baru saja keluar rumah 15 menit yang lalu eh sudah ada kabar bapak kecelakaan. Panik, cemas, bingung campur aduk di pikiranku rasanya. 

   Segera aku menghampiri TKP dan melihat kepala bapakku sudah bercucuran darah. Aku membawa bapak naik becak menuju ke UGD puskesmas dulu karena pikirku kalau ke rumah sakit nanti pasti diminta surat rujukan dari puskesmas, jadi lebih baik sekalian ke puskesmas saja. 

   Yang membuatku makin cemas ketika becak yang kami naiki itu lambat sekali jalannya, mungkin pak becaknya berprinsip alon-alon waton kelakon. Biar lambat asal selamat kali ya. maklum yang nggontel becak bapak-bapak sudah sepuh. Pikiranku makin kalut, "Andai ada sepeda motor pasti sudah mak wush..wush wush…… sampai dari tadi" Tapi apa boleh buat karena yang ada cuma becak aja di situ. Dalam hati aku berdoa, "Ya Tuhan, berikanlah kesabaran dan kekuatan padaku dan bapak." 

   Untunglah sampai di UGD puskesmas, bapak segera ditangani meski loket pendaftaran pasien sudah tutup. Kejadian ini cukup membuatku jantungan juga. Berdasarkan pengalaman diatas, aku jadi over protektif pada bapakku. Kalau kemana-mana aku harus mengantar bapak agar tidak terjadi lagi kejadian seperti itu.

    Karena hal ini juga keinginanku untuk cepat menemukan pendamping hidup jadi memuncak. Apalagi yang bikin galau itu kalau mendengar berita pernikahan teman-teman sebayaku atau bahkan pernikahan adik kelasku yang notabene usianya 10 tahun dibawahku. Wah lha aku kapan ini? 

   Pernah terbesit dalam benakku, aku tak ingin sendiri aku takut terjadi sesuatu pada bapak sedangkan aku masih sendirian. Aku sering mengeluh pada bapak tentang hal ini. Tetapi bapakku menentramkan hatiku dengan mengatakan “Alon-alon waton kelakon, Sus! Lebih baik terlambat menikah daripada menyesal seumur hidup dengan memilih orang yang salah. Sudahlah percaya saja pada Tuhan dan terus berdoa nanti kan dipilihkan yang terbaik. Tidak usah kuatir, contohnya bapak ini lho, meski dulu terlambat menikah tapi kan tetep bisa menikah dan punya anak to?" 

    Menikah buru-buru tanpa persiapan yang matang justru akan membuat pernikahan tidak bahagia. Apalagi jika sudah mempunyai anak. Resiko terlambat menikah tidak terlalu membahayakan daripada menyesal seumur hidup. Aku pun manggut-manggut mendengarkan petuah bapakku. Memang benar kata bapak. Alon-alon waton kelakon… .  
 
Read More

Pentingnya Memotong Kuku

Agustinadian Susanti | Rabu, September 17, 2014 | 21 Comments so far
   Waktu SD, setiap hari Senin, selalu diadakan pemeriksaan kuku di sekolah. Biasanya guruku akan berkeliling sambil membawa penggaris, memeriksa kuku para muridnya. Jika ada yang kukunya belum dipotong bisa bisa dipukul pake penggaris atau dicubit di area punggung tangan. Tapi kenapa cuma kuku jari tangan aja ya yang diperiksa? Kuku jari kaki ga diperiksa sekalian bu? Hm, mungkin karena ribet musti nyopot sepatu kali ya :D 

   Jadi setiap sebelum berangkat ke sekolah hari Senin itu, aku selalu melihat apakah kukuku sudah kupotong atau belum. Bukan tanpa alasan guruku mendisiplinkan kami tentang selalu memotong kuku, hingga aku baru menyadari pentingnya itu kemarin malam. Wah lama banget sadarnya ya.. haha. 

   Biasanya sih aku selalu ingat memotong kuku, tapi entah kenapa kemarin aku lupa. Pas lagi enak-enaknya tidur tiba tiba aku terbangun secara reflex sehingga lengan tangan kananku terberet kuku jari kiriku dan menimbulkan luka beret sekitar 10 cm. Rasanya lumayan perih. Kucari betadine tapi ga ada, jadi ya sudahlah pakai obat alami… air liur saja. 

   Pagi itu aku memang terbangun secara tiba-tiba karena ingat harus bangun tengah malam buat ngerjain orderan desain blog klien. Maklum internetnya pas lancar tengah malam jadi musti bangun tengah malam. Saat semuanya sedang menikmati tidur lelap, saya baru kerja hihi… besoknya baru tidur. Jadi kebayang kan, ngetik sambil menahan perih di lengan tangan kanan. Setelah kejadian itu, aku baru menyadari oh rupanya ini to pentingnya memotong kuku. Makanya ya guruku dari dulu selalu terus dan terus mengingatkan ada hikmahnya juga. 

    Memang kita ini baru bisa menyadari akan pentingnya sesuatu ketika kita mengalami sesuatu juga. Oh sesuatu… ala Syahrini. Hayo, bagaimana dengan kuku kalian? Udah dipotong atau belum?
Read More

Desain Blog Simpleku

Agustinadian Susanti | Selasa, September 16, 2014 | 8 Comments so far
   Hai guys, hari ini aku nyoba utak-utik blog lagi. kalau biasanya aku gambar sketsanya duluan, tapi kali ini agak spontanitas. buka blog baru langsung main coding di dalamnya. Bener-bener nekad nih, soalnya pengen nyoba bikin yang simple jadi kupikir ga perlu digambar dulu. Dan ini hasilnya... 


oya yang mau lihat demonya disini
dan kalau Anda berminat, boleh lho order desain blog ke aku.. :D silakan isi aja order form design → klik disini 
fast order.. fast response... :) 
Read More

Teledor

Agustinadian Susanti | Selasa, September 16, 2014 | 6 Comments so far
   Kalau ingat kejadian hari ini, sama persis dengan apa yang kualami saat masih kos dulu. Seperti biasa setelah bangun tidur dan cuci muka aku langsung mengambil beras dan menanak nasi dengan magic com. Kalau sudah menanak nasi itu rasanya sudah tenang karena sudah ada persediaan makan walau baru nasi aja yang mateng. 

   Setelah itu aku pergi ke pasar dan membeli sayuran segar. Maklum di rumah tidak ada kulkas jadi harus ke pasar tiap hari. Sepulang dari pasar aku mulai memotong-motong sayuran, mencuci, dan memasaknya. Pikirku hm, lengkap sudah. Ada sayur, lauk, dan nasi. Perutku mulai keroncongan. Dengan percaya diri aku membuka magic com hendak mengambil nasi. 

   Oh, astaga nasinya belum matang. Ternyata aku lupa menyalakan magic comku. Alhasil aku harus menunggu matangnya nasi itu. Entah pikiranku lagi kacau atau bagaimana ya? Ya beginilah kalau teledor, dan tidak memperhatikan apa yang kita lakukan. 

   Hikmah hari ini. Lakukan segala sesuatu meski itu hal sederhana tapi dengan sungguh-sungguh. Perhatikan baik-baik apa yang kita lakukan. Jangan memikirkan hal lainnya selagi kita mengerjakan suatu pekerjaan jika tidak ingin mengalami hal semacam ini. Sarapan pagi ini agak terlambat karena aku teledor..hiks hikss…kelaparannnnnn…..
Read More

Hikmah Hari Ini

Agustinadian Susanti | Senin, September 15, 2014 | 3 Comments so far
   Lega rasanya jika tugas rutinku setiap bulan sudah selesai kukerjakan. Aku memang tidak suka menunda pekerjaan, dan merasa lebih tenang jika sudah mengerjakannya. Apakah tugas-tugas itu? Misalnya bayar listrik, bayar iuran kesehatan, ke bank, dan mengantar bapakku check up rutin ke rumah sakit. 

   Ya setelah menjalani pengobatan masalah paru-parunya di luar kota, bapakku harus rutin mengonsumsi obat dan menghisap seretide diskus selama 6 bulan ini. Untung di sini bisa mendapatkan obat tersebut. Untuk berobat di rumah sakit harus minta rujukan dulu dari puskesmas. 

   Aku harus mengatur waktu dengan baik, bangun lebih pagi dan memasak agar dalam sehari itu bisa nyandak naik sepeda ke puskesmas dan langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan obat. Surat rujukan itu berlaku satu bulan. Jika sebulan sudah berlalu maka surat tersebut harus segera diperbarui lagi. 

   Nah, masalahnya kemarin itu aku lupa kalau surat rujukannya sudah habis masa berlakunya. Otomatis aku harus ke puskesmas dulu. Karena panik, aku mengayuh sepeda cepat-cepat agar waktunya kesampaian bisa langsung ke rumah sakit setelah itu. Eh, ternyata setelah dari puskesmas dan sampai di rumah sakit, loket pendaftaran pasien sudah tutup. Betapa kesal dan jengkelnya aku karena sudah ngebut masih saja terlambat. 

   Pikirku kalau hari Sabtu, sorenya sudah ga ada tugas ngajar, jadi lebih bebas dan santai kalau mau sampai sore ngantri di rumah sakit. Tapi terpaksa harus menunda sampai Senin baru ke rumah sakit lagi. Padahal kalau Senin itu biasanya antrinya lama sekali sedangkan sore aku harus stand by buat ngajar. Belum lagi ngerjain kerjaan rumah. Jadi rasanya terburu-buru semua, serba kemrungsung. 

   Hari ini kebetulan di loket pendaftaran pasien tidak begitu ramai tak seperti bayanganku. Bahkan pas periksa ke dokter tugasnya dibagi jadi kami tidak terlalu lama mengantri. Namun begitu antri obat di apotik, alamak… banyak bener yang antri, pasti sampe sore nih. tapi untungnya ga seperti yang kutakutkan, kami mendapat obat dan pulang ke rumah jam 1 siang. 

    Hari ini aku belajar bahwa terkadang apa yang kita takutkan belum tentu terjadi. Tuhan sudah mengatur waktu sedemikian rupa sehingga kadang saat kita menganggap segalanya sudah terlambat, ternyata masih ada waktu yang tersedia untuk kita. Apabila memang diijinkan terjadi keterlambatan waktu, berarti Tuhan punya rencana lain yang lebih baik.
Read More

Cara Menampilkan Komentar Terbaru di Blogspot

Agustinadian Susanti | Sabtu, September 13, 2014 | 17 Comments so far
   Sebagai pemilik blog tentu kita senang bukan jika ada pengunjung/ pembaca blog kita yang tidak hanya jadi silent reader tapi juga berkenan berkomentar di blog kita ini? Nah, kadang kan mereka kalau komentar kan acak artikel kan ya? Ada yang komen di artikel yang ini dan itu, jadi untuk lebih mudah kita memantau komentar terbaru yang tertulis di blog kita maka alangkah praktisnya kalau kita pasang komentar terbaru. Kita juga jadi lebih mudah membalas komentar mereka. 

   Dan hari ini saya akan berbagi tutorial lagi yaitu tentang cara menampilkan komentar terbaru di blogspot. Sebelumnya sih saya sudah pernah berbagi cara membuat widget komentar terbaru juga disini, tapi kali ini ada cara lain yang lebih simple dengan tampilan very simple too.. 

  1. Log in ke akun blogger Anda 
  2. Klik Tata LetakTambahkan Gadget 
  3. Klik Feed 
  4. Masukkan alamat url blog kita dan tambahkan : /feeds/comments/default , seperti ini: 
  5. Klik Lanjutkan 
Lihat hasilnya, komentar terbaru anda sudah muncul, yuk dibalas yuk :D
Read More

Jangan Sepelekan Masalah Makan

Agustinadian Susanti | Rabu, September 10, 2014 | 17 Comments so far
   Manakah yang benar? Hidup untuk makan atau makan untuk hidup? Kalau hidup untuk makan maka setiap hari yang dilakukannya hanya makan melulu. Kalau makan untuk hidup itu baru bener, karena untuk menunjang kehidupan kita harus makan makanan yang bergizi. Tapi terkadang kita sering menyepelekan masalah makan ini dengan alasan, "Ah nanti aja makannya belum laper bener sih padahal sudah jamnya makan." Wow,, lambungnya kuat bener yak? 

   Dulu sebelum aku kena sakit maag, makan nasi sepiring bisa tahan lama antara7-8 jam, dan kalau lapar terus diabaikan kadang perihnya ilang sendiri jadi ga terlalu dihiraukan. Namun, setelah sakit maag dari ringan sampai akut, merembet sampai kena bile refluks (cairan empedu masuk ke lambung) baru 2 jam makan eh laper lagi laper lagi. Dan setelah ngalami ini rasanya aku hidup untuk makan. Dikit dikit makan dikit dikit makan, capek nguyahnya… 

   Nah, pernah gak denger slogan, awal hidup sehat dimulai dari pencernaan yang sehat? Jadi kalau orang dengan lambung yang sehat, ga ada pantangan makan maka makan apa aja ga ada efek mual, yang ada kenyang dan sehat. Jika lambungnya bermasalah, dan mulai milih-milih makan karena demi kesehatan lambungnya maka badannya pun jadi ikut kurang sehat atau kurus, kayak aku. Kurus banget, paling gemuk maksimal 35kg. 

    Aku salut sama orang yang masih bisa minum kopi. Selamat anda masih bisa minum kopi berarti lambung Anda sangat sehat. Karena orang yang kena gangguan pencernaan biasanya pantang minum kopi. Kalau masih ada yang bisa minum kopi berarti ga terlalu parah sakit maagnya atau mungkin nekat? hehe 


    Masalah makan ini paling menyita pikiranku padahal Tuhan berfirman, jangan kuatir tentang apapun juga, jangan kuatir soal makanan… dst.. Bukannya kuatir ga bisa makan atau beli makan tapi kuatirnya kalau makanan yang kumakan itu ga bisa diterima sama lambung. Meski udah hati hati makannya tetep aja bisa salah makan. 

     Sejak sakit emang aku terlalu paranoid sama makanan. Bahkan mau masak sendiri aja itu diperhatiin banget bahan-bahannya sampai detail banget. Misalnya nih pas beli sayuran di pasar, dimakan ulet kupikir itu berbahaya karena ada uletnya, tapi ternyata yang begitu justru aman dari pestisida. Kalau beli oatmeal di swalayan juga sangat memperhatikan tanggal kadaluwarsa nya , beda sehari aja aku pilih yang lebih lama exp date nya. Padahal makanan yang lebih lama exp datenya itu malah yang ada bahan pengawetnya. Jadi ribet sendiri kadangkala. 

     Jam 4 pagi tadi, bapakku terbangun mengeluh lapar. Ternyata semalam makan malamnya terlalu sore yaitu jam 5 sore. Sedangkan malam harinya udah males makan katanya jadi ditinggal tidur. Pagi-pagi aku buatkan oatmeal dan the manis hangat. Mungkin karena sudah nahan lapar terlalu lama sejak semalam maka kepalanya jadi pusing dan setelah makan eh malah muntah, mungkin jadi masuk angin. Setelah muntah aku pijitin dan jadi lega dan tidur lagi. Setelah bangun baru deh makan nasi dan jadi fit lagi. 


   Ini membuktikan bahwa kita tidak boleh melewatkan atau menyepelekan masalah makan. Tubuh kita ini dirancang untuk punya tenaga jika makan. Sama dengan kendaraan, kalau ga ada bensin ga bisa jalan/mogok. Apalagi kalau bensinnya kurang full ngisinya karena kenaikan harga BBM hihi atau bagaikan batere low bat sedangkan chargernya rusak, Kebayang kan ? 


    Selagi masih sehat, jangan mengabaikan makan. Makan harus dibiasakan secara teratur meski belum lapar. Menurutku sih kalau malas makan itu hanya pengaruh mood aja, atau diburu deadline banyak kerjaan. Tapi pernahkah kita memikirkan bagaimana asam lambung kita sudah meronta pengen cepat mencerna makan? Akibatnya asam lambung mulai over produksi. Kalau ga ada makanan yang harus dicerna saat itu juga asam lambung akan mengikis dinding lambung kita. Pertama sih ga terlalu berasa, tapi lama lama? Tiba tiba kepala berputar dan lemes selanjutnya ping? Ping…. San! 

    So, apakah Anda sudah makan hari ini? Jangan telat makan ya guys..
Read More

Desain Blog di Tengah Rasa Galau

Agustinadian Susanti | Minggu, September 07, 2014 | | 36 Comments so far
    Kadang aku online dengan pikiran nge-blank istilah bekennya writers block .. bingung mau ngapain. Mau nulis tapi ga ada ide, buka facebook baca status teman-teman dari yang galau, yang happy, yang promo jualan, macem-macem deh tapi karena saking banyaknya jadi pusing juga nyecroll mouse naik turun aja. 

     Kadang iseng, ngecek inbox akunku di Biro Jodoh Kristen (sst… usaha aja ikutan BJK boleh kan ya? hihi) ternyata sepi-sepi aja, inboxan ada 4 belum bisa dibuka karena aku belum perpanjangan keanggotaan. Heuheu.. waduh apakah cari jodoh harus sesulit ini sih ya? pas ada yang cakep dikasih wink eh ga dibalas, ganti foto pp sampe kayak apa juga belum ada yang nyantol, ya sudahlah.. X_X (oops.. dilarang ngeluh hihi)

    Kalau dipikir-pikir masalah jodoh itu hanya anugrah Tuhan saja ya yang bisa memberikannya. Usaha macem-macem kalau belum waktunya ya tetep aja ♪♪ sunyi sepi sendiri…♪♪ 

    Eits tapi daripada galau ga jelas, biasanya aku mengalihkannya ke hobbyku  (design blog.red) . Dan  entah kenapa kalau aku lihat kode CSS  dan HTML tuh rasanya sukaaa banget. Dan inilah hasil gambar sketsa desain blogku hari ini, lumayan manteng di depan kompi dari pagi tadi sih hehe.. Oya buat yang pengen order design jangan ragu dan malu ya langsung aja contact aku ya.. hihi modus jualan :D :D 


Read More

Sekolah Impian Generasi Enterpreneur

Agustinadian Susanti | Sabtu, September 06, 2014 | 17 Comments so far
   Kini sudah 20 tahun berlalu sejak aku lulus SD pada tahun 1994, dimana waktu itu aku bersekolah di SD Masehi Sion Blora, sebuah sekolah milik Yayasan Sion yang beralamat di Jl. Dr. Sutomo 18-A Blora, Jawa Tengah. Lokasinya ada di belakang gedung GKI Blora. Yayasan Sion sendiri didirikan oleh jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Blora.
 
pinjam gambar (sumber dibawah artikel)
   Seiring waktu berjalan tentu banyak sekali perkembangan dan perbedaan pada jamanku SD dulu dengan sekarang ini. Misalnya saja masalah jam belajar, kalau dulu aku sekolah dari hari Senin hingga Sabtu, sekarang Sabtu libur. 

   Pulang sekolahnya juga lebih siang lagi yaitu sekitar jam 2 siang. Jadwal pemakaian seragam sekolah juga beda. Kalau dulu seragam putih merah dipakai hari Senin-kamis dan Sabtu sedangkan Jumat pakai seragam pramuka. Sekarang, hari Senin-Selasa pakai putih merah, Rabu-Kamis pakai kotak-kotak, dan Jumat pakai pramuka. 

   Kalau dulu, guru menulis di papan tulis masih pakai kapur dan blackboard sekarang sudah pakai whiteboard dan spidol. Bangunan sekolahnya juga makin berkembang. Kalau dulu diatas ruang kelas 1 dan 2 masih berupa loteng kosong berisi tumpukan kayu bekas material sekarang loteng itu sudah dibangun ruang aula yang bagus. 

   Ada kantin baru, kantin Joy namanya. Jamanku sekoah dulu jumlah komputernya masih 2 buah jadi kalau mau ngetik harus gantian sama temen sekelas, sekarang sudah bertambah jumlahnya dengan sistem windows. 

  Kegiatan ekstrakurikulernya yaitu menggambar/seni lukis, Bahasa Inggris, seni tari, drumband, dan Boy's Brigade (hampir sama dengan pramuka tapi lebih focus ke kekristenan). Tapi sekarang boy's brigade nya sudah ga ada ganti ke pramuka lagi hehe. 
 
pinjam gambar (sumber dibawah artikel)
    Sarana dan Prasarana yang ada juga makin lengkap diantaranya : 8 ruang kelas, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, jaringan internet, perpustakaan, lapangan olahraga, alat-alat musik, dan drumband. 

   Oya ada lagi yang beda yaitu cara siswa memanggil guru mereka yaitu dengan sebutan Miss bagi yang belum menikah. Yang aku heran kenapa yang sudah menikah tidak sekalian dipanggil Mrs dan Mr ya ? ah ya sudahlah ya hehe.. 

   Ketika aku melihat murid lesku yang bersekolah di SD yang sama denganku dulu itu mengeluarkan buku refleksi, aku jadi penasaran. Buku apa itu? Dia menjelaskan bahwa buku itu berisi catatan kegiatan apa saja yang dilakukan siswa sepanjang hari di sekolah dari mulai masuk hingga pulang sekolah. Wah ternyata sekarang cara belajarnya sudah berbeda. 

   Ya, SD Masehi Sion tempatku sekolah dulu mulai tahun 2014 sudah mulai menggunakan sistem pembelajaran Entrepreneurship Ciputra Way. Entrepreneur Ciputra Way ini didirikan oleh Dr. (H.C.) Ir. Ciputra, pendiri grup Ciputra dan guru Entrepreneurship Indonesia. 

   Selain, Wahana PAUD Sion (Day care, baby school, pra-TK , Taman Kanak-kanak) dan SD Sion Entrepreneurship Ciputra, kini yayasan Sion juga membuka SMP Sion Entrepreneurship (SMP Entrepreneurship pertama di Blora). Sekolah Sion bukan hanya pertama di Blora tetapi juga pertama di Jawa Tengah  yang melaksanakan pembelajaran Entrepreneurship Ciputra Way lho. Klik link berikut ini untuk melihat videonya :



   Dengan sistem pembelajaran entrepreneurship ini diharapkan lulusan SD Masehi Sion memiliki karakter yang mandiri, produktif, kreatif, inovatif, jujur, bertanggung jawab, memiliki rasa ingin tahu, toleransi, menghargai orang lain dan berani mengambil resiko. Selain itu juga memiliki ketrampilan : berkomunikasi, berpikir kritis, kepemimpinan, dapat bekerja sama, kemampuan untuk mengarahkan diri untuk mencapai keberhasilan Serta mengasihi Tuhan, mengasihi sesama dan peduli lingkungan.

    Bapak Ciputra sendiri menghimbau kepada para orangtua siswa agar mulai memikirkan penerus bangsa kita. Jangan puas hanya dengan nilai akademik saja, kebutuhan SDM masa depan jauh lebih penting daripada sekedar nilai ulangan. 

   Pendidikan entrepreneurship memberikan pendidikan secara holistic, yaitu mindset, knowledge dan skill. Semua mutlak dibutuhkan untuk dapat hidup di era masa depan. Tak cukup hanya menghafal dan dapat nilai bagus. Pilihan pendidikan yang kita pilih hari ini adalah masa depan anak kita dan hanya dengan entrepreneurship kita dapat merubah bangsa ini. 

    Dalam entrepreneurship, siswa diajar tentang pembentukan dan pengembangan karakter dimana materi tidak disampaikan cukup hanya berupa teori saja juga melalui interaksi guru dan siswa setiap hari dengan approach student centered learning, active and cooperative learning dimana kegiatan belajarnya memiliki 5 tahap siklus belajar meliputi Exploring, Planning, Doing, Communicating, dan Reflecting. 
 
pinjam gambar (sumber dibawah artikel)
   Berikut ini contoh Pembelajaran Entrepreneurship kelas VI SD SION Semester 1 th 2013-2014 :

Mengintegrasikan mapel PKN dan IPS

Tema : Country Miniature 

Exploring: 
Mempelajari bentuk dan perbedaan kenampakan alam dan keadaan sosial negara-negara di Asia Tenggara 

Sumber : buku, artikel cetak, dan internet 

Hasil exploring : 
Diharapkan siswa dapat mendeskripsikan kenampakan alam, keadaan sosial, ciri khas masing-masing negara bentuk kerjasama negara di Asia Tenggara 

    Pemahaman ini diaplikasikan ke sebuah project yang dapat digunakan sebagai alat peraga penyampaian materi. Siswa dibagi dalam 6 kelompok dimana masing-masing merencanakan untuk membuat relief/ miniatur bendera; Kenampakan alam, dan ciri khas yang ditemukan di negara-negara Asia Tenggara : Indonesia, malaysia, Vietnam, Kamboja, Laos, Singapura.

   Setelah membuat perencanaan (PLANNING) secara rinci, mulailah mereka dengan proses pengerjaannya (DOING) yang dilakukan melalui kerja kelompok dimana masing-masing kelompok membuat miniatur salah satu negara Asia Tenggara.

pinjam gambar

Communicating 
Dilakukan dihadapan kakak-kakak dan guru SMP SIon 
 
kegiatan communicating di depan kelas
Reflecting 
  • Rata rata siswa merasa puas tentang fakta-fakta yang berhasil mereka kumpulkan dari berbagai sumber dalam exploring
  • Sebagian besar siswa dalam reflekting menyatakan bahwa selama bekerja dialami banyak pertengkaran dalam kelompok karena beda pendapat namun mereka dapat mengatasi masalah tersebut terbukti project dapat diselesaikan dengan baik secara tepat waktu.
Dan inilah hasil projek doing siswa kelas VI:
 
pinjam gambar

    Sekolah dimulai pada pukul 07.00 dan istirahat dua kali pada pk.09.15 dan 11.15 selama masing-masing 15 menit. Setelah itu dilakukan pengayaan materi dengan mengerjakan soal-soal dari guru. Kemudian di akhir jam pelajaran, mereka menulis refleksi (menulis apa saja yang telah dilakukan dari pagi hingga siang selama sekolah dihari itu) kemudian baru pulang sekolah.
   Bicara soal sekolah impian, menurutku SD Masehi Sion Blora adalah sekolah impian generasi entrepreneur yang kubanggakan. Semoga sekolah ini makin maju dan menghasilkan calon entrepreneur-entrepeneur junior yang super sekali. Salam Entrepreneur !! 



                                 Postingan ini diikutsertakan dalam GiveAway Sekolah Impian 


Sumber  :
http://sionblora.org 
Fanspage facebook yayasan sion dan SD Masehi Sion
http://referensi.data.kemdikbud.go.id
Read More

Categories

Komentar