Laman

  • HOME
  • LOMBA BLOG
  • ARTIKEL
  • TUTORIAL
  • ABOUT ME
  • JUAL PEMBALUT
DISTRIBUTOR PRODUK KK INDONESIA ASLI, Mau Ikut Gabung Bisnis? Hubungi WA 081915197153

Dari Kamar Pesakitan Kucari Nafkahku

Moocen Susan | Rabu, Agustus 16, 2017 |

Lulus dari SMU, keinginan untuk bekerja sangat tinggi dibandingkan dengan mikir harus kuliah dan butuh biaya sedangkan alm. bapakku waktu itu sudah cukup lanjut dan gajinya hanya cukup untuk makan.

Aku ambil kursus komputer 2 bulan di LP2K Mahatma Blora program Ms. word dan Excel. Padahal belum punya komputer. Yang penting kursus dulu, karena cita-citaku kerja di kantor meski cuma lulusan SMA.

Setelah kursus aku kerja di mini market. Tapi hanya 2 bulan, aku resign karena maagku kambuh gara-gara makan bajangan (mangga muda) paroan temen kerjaku. Aku pulang muntah-muntah dan ga mau kerja lagi.

Baru beberapa hari nganggur, aku ditawari jadi guru Sekolah Minggu. Tapi cuma 1x saja aku berangkat, abis itu kapok karena ditegur guru lain bentak anak kecil.

Aku kemudian mencoba melamar kerja di sebuah perusahaan distributor sabun. Sainganku 9 orang sarjana semua, cuma aku yang SMU. Awalnya aku ogah nglamar karena masih kurang fit. Tapi demi tidak mengecewakan orang yang mencarikanku kerja aku coba ikut tes meski mau berangkat harus muntah-muntah dulu.

Tes logikaku menempati urutan tertinggi. Aku diterima dan berhasil mengalahkan para sarjana itu. Tapi aku resign dalam 3 hari karena maagku kambuh. Aku berangkat makan nasi ma telur dadar baru sejam udah laper lagi. Di kantor ga boleh ngemil, dan hampir ga ada kesempatan buat ngemil karena dioyak laporan penjualan dan setoran ke kasir. 

Akhirnya demi memuaskan perut keronconganku aku lari ke toilet dan makan beberapa butir biskuit. Belum ditelen udah ada yang ketok-ketok pintu akhirnya akupun kembali kerja masih mengunyah. Aku mulai merasa tersiksa dengan keadaaan ini. Akhirnya kuputuskan keluar.

Aku merasa gagal waktu itu. Kerja gampang didapat tapi ga bisa dijalani. Akhirnya menganggur lagi dan hanya lontang lantung tiap hari nunut nonton tv di rumah tetangga tiap jam 5 sore karena aku sedang suka banget ngikuti cerita telenovela Betty La Fea. Mungkin ada yang masih ingat? (kalau masih ingat berarti anda orang jadul kayak saya hahaha)

Waktu itu aku ga punya malu aja, tiap sore sebelum jam 5 aku sudah main ke tetanggaku dan duduk manis di depan TV kayak di rumah sendiri.Sampe bosan tetanggaku tiap aku datang.

Dalam keadaan masih belum stabil, aku malah dapat tawaran kerja lagi di luar kota. Kali ini jadi akunting di perusahaan distributor. Awalnya aku takut karena ini pertama kalinya aku kerja di luar kota. Tapi karena diyakinkan oleh alm Bapakku ya aku berangkat walau kalau bangun tidur masih muntah-muntah.

Jadi akunting setahun saja. Aku resign, perusahaanku gulung tikar, mungkin karena aku akuntingnya, atau karena dikorupsi sales. Entah aku hanya merasa gagal lagi untuk kesekian kalinya.

Aku nganggur lagi selama 5 bulan. Tapi keinginanku untuk kerja masih tinggi, aku berangkat lagi ke Semarang gara-gara melamar kerja di sebuah koperasi. Waktu mau berangkat, bapakku menyelipkan uang Rp150.000 di bawah bantalku buat sangu.

150.000 buat merantau cukupkah? Aku tak peduli,hanya nekat saja. Aku berangkat muntah-muntah dan perutku mulai keroncongan di Purwodadi. Akhirnya aku minta travel berhenti dan aku beli roti untuk mengganjal perut.

Sampai di Semarang, aku datang ke interview dan tes. Sorenya aku malah ikut persekutuan di gereja. Ga sengaja ketemu teman lama dan menawari kerja di gereja. Tentu saja ada tesnya. Aku berdua dengan salah seorang aktivis di situ. Tapi yang diterima malah aku.

Kerja di gereja sangat enak. Tapi tubuhku yang tidak bisa diajak kompromi. 2 tahun pertama aku bisa menikmati. 2 tahun terakhir aku kembali sakit gara-gara makan telur kecap yang ternyata pedasnya lombok ijo. Aku masuk UGD. ke Psikolog, ke psikiater karena muntah ga berhenti sampai ketergantungan obat.

Aku diusir dari kos sampai 7x pindah karena dikira hamil sebab muntah-muntah tiap pagi.Aku kehilangan kesehatanku, kehilangan pekerjaanku juga. Aku keluar kerja lagi dan pulang ke Blora dengan nol rupiah. Tapi Tuhan Yesus itu baik. Ketika uang pesangonku habis untuk bayar hutang rumah sakit, teman-temanku pada kasih sumbangan yang jumlahnya = uang pesangonku. Tepat persis ga kurang sepeserpun. Aku yakin itu perbuatan Tuhan.

Aku pulang pun diantar naik taxi dibayari juga sama sahabatku.Pulang ke Blora uangnya habis untuk berobat ke Chikung. Sakitku sembuh dan aku mulai menata hidupku. Bersama alm bapakku aku mulai bangkit dan semangat.

Modal pulpen dan kertas serta meja bekas jualan nasi ibuku dulu. Aku nekat buka les privat SD. Aku bikin brosur sendiri di warnet dan nyebar brosur di sekolah-sekolah diantar bapakku. karena aku masih kena psikosomatis, aku takut keluar rumah sendirian, jadi aku boncengin bapakku naik sepeda sambil sebar brosur. Tiap ada anak SD pulang sekolah aku kasih brosur itu.

Apakah aku dapat murid dari brosur? TIDAK. Aku malah dapat dari mantan bosku. 5 bulan berjalan muridku cuma 1. Tapi aku tekuni saja. Akhirnya anak-anak itu bertambah sendiri sampai muridku ada 23 orang. Setiap hari aku bekerja tanpa libur. Sampai aku bisa beli smartphone androidku sendiri dengan hasil les.

Bapakku bilang, aku memang ga bisa kerja ikut orang, harus usaha sendiri. Mengandalkan les mungkin cuma buat makan, aku suka juga online. Teman-temanku sesama  penderita GERD. tiap hari ngurusi orang sakit, dengerin curhat mereka di fb. Gabung dan komen di grup sampai akhirnya aku keluar dari grup karena berselisih paham dengan penderita lainnya.

Dari grup itu aku ke grup blogger. Tapi aku merasa asing dengan blog. Teman yang kutanya soal blog pelit info. Aku disuruh googling sendiri. But, it's OK. aku mulai suka utak atik blog sampe ngrusakin 3 template gara-gara salah pasang script. Mau ikut lomba blog kagak paham ada syarat tautkan link ke sumbernya. Pasang backlink dan embuh apaan itu aku gaptek.

Sampai karena kepengen banget ikut lomba aku makin giat belajar, aku cari tutorial dalam dan luar negeri. Paling bete kalau tutorialnya, pakai notepad. Lama kebanyakan basa basi.

Karena ga ada yang mau ngajari aku, aku belajar sendiri dari google dan youtube karena mau kursus kagak punya uang. Aku tulis apa yang sudah kupelajari dan kubagikan di blogku. Sampai ada yang mengira aku mahir blog. 

Ada yang minta aku benerin script dan sumpah aku benerin dengan gemetar, karena salah kode bisa bubar semua. Tapi puji Tuhan aku berhasil memecahkan kasus. Setelah itu makin banyak yang minta tolong. Dari gratis sampai akhirnya bayar.

Dari hasil itu aku kursus, cari guru yang bagus dan berhasil kursus kedua dan ketiga. Aku mulai suka design blog dan belajar setting blog responsive.

Setelah itu aku suka ikut lomba blog dan beberapa kali menang. Dari hadiah pulsa, buku dan uang tunai hingga biaya renovasi kamar bapakku sebelum meninggal. Aku cukup senang dan puas bisa memberikan bapakku persembahan terindahku. 

Setelah bapakku meninggal aku kembali sakit. Bisnis blog redup dan aku hanya terima design-design banner dari salah seorang rekan. Aku hanya bisa di kamar dan online ketika tidak muntah. Dari rekanku itu aku mengenal bosku yang sekarang.

Awalnya aku tidak yakin apakah bisa mengerjakan semua ini karena aku sakit. 1 tahun tanpa kabar berita kupikir semuanya batal. Bulan November aku kembali dihubungi tapi kutolak karena aku muntah darah. Tuhan tidak tinggal diam. Ia sembuhkan aku dalam waktu 3 hari lewat seorang shinse dari Medan yang sama sekali tidak kukenal sebelumnya.

Sembuh dari sakit, aku sengaja ulur waktu 3 hari lagi, mana tahu sakitku kumat. Ternyata aku makin sehat. Akhirnya ku terima saja pekerjaan sebagai admin sebuah web ternama di Indonesia dengan penulis yang tinggal di dalam dan luar negeri.  6 Bulan aku bekerja, bosku memberikanku laptop baru. Awalnya aku hanya memandu 25-an orang, bulan kedua bisa 200-an orang, bulan berikutnya bertambah terus sampai akhirnya ada 1000 orang dari berbagai latar belakang dan profesi yang bisa dipandu posting.

Siapakah aku Tuhan? Seorang yang lemah secara fisik karena begitu banyak depresi dan kesedihan di masa laluku. Sampai Kau pilih aku untuk memandu 1000 orang penulis dan hanya kulakukan di kamarku. Semua itu kemurahan Tuhan.

Dan sampai hari ini Tuhan tetap memelihara hidupku. Ya dari Kamar pesakitan kucari nafkahku. Thanks Lord Jesus.


26 komentar:

  1. Tuhan memang slalu punya rencana sendiri u umatnya yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Lia.. Tuhan luar biasa sayangnya :D makasi sudah mampir.

      Hapus
  2. Hebat mba..salut sana kerjakerasnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe demi sesuap nasi bunda... makasi ya sudah membaca

      Hapus
  3. Mrembes aq mbacane min sus.. sehat terus ya sayaang, tanpa dirimu apalah artinya kami.. - Hima

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, makasi mbak Hima sudah meluangkan waktu membaca. Mbak jg jaga kesehatan.

      Hapus
  4. Aku sampai gemetar membacanya. Luar biasa perjuanganmu Mba Susan. Tuhan melihat hatimu. Aku ikut syukur utk setiap nikmat yg kamu rasakan. Sukses selalu, dan tetap penuh pengharapan dlm kasih Tuhan. Amin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sampai gemetar? Hihi..mksh sdh membaca pak.semoga Tuhan memberkati slalu

      Hapus
  5. keren mbak, terharu aku bacanya, semangat terus yaj

    BalasHapus
  6. Aku mbaca kok ngilu

    BalasHapus
  7. Cerita ini menginspirasi karena mb telah memperlihatkan buah dari kesabaran dan keiklasan. Semoga tambah sukses mb susan.

    BalasHapus
  8. Luar biasa perjalanan hidupnya Mbak :) sukses selalu ya.

    BalasHapus
  9. Peluk Susan.God bless you always.

    BalasHapus
  10. Tuhan Yesus punya rencananya sendiri. Tetap semangat.

    BalasHapus
  11. Baca blog ini jadi sayaaaaaang sekali padamu mbak. Semoga yang terbaik selalu dijatuhkan untukmu ya mbak Susan.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tuliskan komentar Anda di bawah ini. Komentar Anda sangat bermanfaat dan sangat saya hargai atau jika ada pertanyaan silakan tinggalkan pesan di livechat saya (sidebar kiri bawah)
Perhatian: saya akan menghapus otomatis komentar yang ada link hidupnya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...