Laman

  • HOME
  • LOMBA BLOG
  • ARTIKEL
  • TUTORIAL
  • JUAL SUPERGREENFOOD

Pengalamanku Berhenti Berlangganan Indihome

Moocen Susan | Sabtu, Februari 26, 2022 | 2 Comments so far
tempat balikin perangkat

Sudah setahun aku berlangganan Indihome dan selama aku pakai Indihome sangat terbantu sekali, lancar internetan tapi kadang memang ada beberapa trouble kecil, misalnya seperti los merah, namun sangat cepat ditangani oleh pihak Indihome. Fine, thank you!

Masalah muncul ketika hendak berhenti berlangganan. Mengingat aku pernah baca beberapa postingan teman di facebook yang ingin berhenti berlangganan Indihome. Namun caranya salah, yaitu hanya dengan mematikan perangkat tanpa lapor, membuatku belajar dari kesalahan tersebut.

Aku pastikan berhenti setelah setahun menggunakan layanan agar tidak kena denda sejeti.

Jadi aku memutuskan untuk pergi ke Plasa Telkom sambil membawa perangkat yaitu remote, STP dan ONT ke sana.

Udah donk, sampai di CS aku mengajukan permohonan untuk berhenti berlangganan dan mengutarakan alasanku berhenti. Sebenarnya waktu itu CS menawariku mau pengajuan berhenti via online sendiri atau dibantu, karena aku sudah sampai di Plasa Telkom ya sudah minta bantuan sekalian sama CS nya buat pengajuan permohonan cabut layanan.

Setelah ku berikan e-KTP, email, nomor internet, bahkan aku sudah difoto sambil pegang e-KTP-ku dan tanda tangan di tablet CS Plasa Telkom. CS membacakan laporanku, Aku pikir ya sudah beres. 

Aku diminta menunggu 1x24 jam katanya akan dapat email pemberhentian layanan. Dan apabila muncul tagihan di bulan berikutnya, kata CS disuruh mengabaikan saja. 

Ketika aku nanyain tentang refund dana jaminan, CSnya kayak kaget gitu, terus tanya siapa yang memberitahu anda akan ada refund? 

Terus aku jawab, oh marketingnya? Lalu dia ke kasir gitu seperti diskusi. Lalu beberapa saat kemudian dia bilang, sebenarnya refundnya untuk membayar tagihan bulan Februari karena aku sudah berhenti berlangganan. 

Jadi tidak bisa dikembalikan. Atau aku bayar tagihan Februari baru refund dibalikin sebulan kemudian. Begitu kata CS Plasa Telkom. Padahal kata CS di email bilang proses refund 14 hari kerja aja. Setelah aku pikir, ya wes refundnya ga usah dibalikin, buat bayar tagihan. 

Ya wes to, kata CS Plasa Telkom juga bisa kayak gitu dia malah bilang, iya gitu aja biar mbak ga bolik-balik sini.

 

Aku tegaskan lagi, apa aku perlu telp 147 buat konfirmasi? Oh ga usah katanya. Cukup ke plasa aja. Ya udah to aku manut. 

Aku kembalikan perangkat ke kasir Indihome dan aku dapat surat. Tapi anehnya disitu tertulis laporan keluhan pelanggan, bukan form berita acara pengembalian perangkat? 

Tapi karena waktu itu kondisi badanku lagi ga fit, aku pengen cepet pulang ke rumah, jadinya ya aku percaya aja. 

2 hari aku tunggu-tunggu, kok emailnya belum kuterima ya? Panik donk, aku telp ke 147 tapi aku disuruh menunggu admin cek data dulu, pulsaku sudah keburu habis tapi belum ada balasan lebih lanjut. Jadi aku DM ke IG @IndiHomeCare. 

 

Kagetnya lagi pas admin di IG bilang kalau laporanku 2 hari lalu itu tercatatnya bukan untuk berhenti layanan tapi kalimat admin kayak gini : 

 

Kak Susan, mohon infokan nomor HP alternatif selain nomor 081xxxx. Admin cek di sistem, pada tanggal 23 Februari 2022, Kakak tidak jadi lakukan permintaan cabut layanan. Namun berkenan dibantu proses untuk berlangganan atau migrasi ke IndiHome High Speed Internet (HSI) Home Prepaid. 

 

Berkenan infokan juga data Nomor rekening, Nama Bank, dan Nama pemilik rekening untuk proses refund uang jaminan. Terima kasih. -Kento 

 

Ini kan sangat amat membagongkan sekali???  Kok laporannya bisa beda gitu? Jelas-jelas aku minta cabut/ berhenti langganan kok ini bilang berkenan migrasi?


Antara CS Plasa Telkom dan admin IG sungguh tidak sinkron/ ga ada koordinasi. Kecewa banget. Aku ga menyerah, aku hubungi email customercare@telkom.co.id untuk konfirmasi lagi tentang pemberhentian langganan. 

 

Aku dimintai data lagi, seperti di DM IG. Ini dalam sekian detik admin yang balas beda-beda orang. Jadi misalnya aku tanya ke DM lalu dijawab oleh admin, kemudian aku balas pertanyaan Admin yang balas beda admin lagi. Bahkan sampai di email pun sudah jelas aku minta berhenti layanan, kok masih ditawari promo lagi. 

 

Dan di email, admin tanya apa sudah terima surat dari plasa Telkom kalau sudah berhenti langganan? Aku jawab tidak namun hanya surat keluhan pelanggan. Lha kata CS plasa bilangnya kan aku akan dapat email resmi dari pusat kenapa malah ditanya buktinya? Ya aku kan nunggu email Anda, mbak/mas..

 

Akhirnya setelah berkali-kali mengirim email, barulah admin menjelaskan kalau aku harus membayar tagihan terakhir dan kena tagihan prorata di bulan berjalan. Sedangkan refund tidak bisa buat bayar tagihan terakhir. 

 


Udah tuh, setelah aku email, dapat SMS berupa link paperless permohonan berhenti kayak gini kalimatnya : 

 

Pelanggan IndiHome, untuk proses permintaan cabut layanan IndiHome atas nama xxxxx dengan No. HP 081xxxx membutuhkan kelengkapan data KTP dan tanda tangan Anda. Klik link berikut untuk melengkapi ……. 

 

Dan 

 

Pelanggan IndiHome Yth,Terkait pengembalian perangkat kami ke Plasa telkom pada (Jumat, 25 Pebruari 2022) untuk nomor layanan IndiHome xxxxx atas nama xxxxx , berikut kami kirimkan link Berita Acara Pengembalian Perangkat yang dapat Bapak/Ibu tanda tangani: https://........... Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. 

 

Aku pikir, lha kemarin di plasa Telkom ngapain aku isi data dan difoto? Tak pikir laporannya udah masuk ke pusat ternyata belum. Aku masih harus mengulang untuk mengajukan pemberhentian langganan wifi Indihome lagi via email.

 

Setelah aku sukses upload foto E-KTP dan selfi dengan pegang KTP dan dikirim ke email customercare Indihome, aku diminta menunggu proses selanjutnya. Kemudian Aku cek di aplikasi myIndiHome layananku sedang diisolir. Setelah nanti diterima baru muncul tagihan terakhir yang perlu dibayar. 

Jawaban Admin CS : Terima kasih sudah melakukan tahapan upload berkas terkait permintaannya. Saat ini permintaannya masih dalam proses, sehingga jaringan sudah terisolir. Kemudian, tagihan biaya penggunaan terakhirnya akan muncul diawal bulan depan. Untuk itu, agar permintaannya terealisasi maka berkenan menunggu sampai tagihannya muncul diawal bulan Maret untuk melakukan pelunasan biaya penggunaan terakhirnya. 

 


 

Jadi saran aku buat teman-teman yang mau berhenti berlangganan Indihome secara resmi, pastikan langsung hubungi email: customercare@telkom.co.id saja. 


Setelah mendapat balasan email tersebut, aku mencoba membayar tagihan tapi karena masih 27 Februari dan aku sudah membayar tagihan Januari di tanggal 10 februari, akhirnya aku belum bisa membayarnya. Harus menunggu tanggal 5 Maret baru keluar tagihan baru.

Karena bingung dengan kalimat di email yang mengatakan bahwa aku harus melunasi tagihan berjalan dalam 3x24 jam atau dibatalkan pengajuan pemberhentiannya, aku tanya lagi ke cs via email. Tiba-tiba admin cs lainnya mengatakan bahwa : berdasarkan permintaan cabut layanan melalui Plasa Telkom setelah dicek penggunaan terakhir saya dibayarkan dengan uang jaminan. Lha kan emang dari kemarin begitu tapi pihak cs email bilang ga bisa. sekarang bilang bisa. pusing gak tuh. So, akhirnya aku tidak jadi bayar tagihan lagi alias refund dana jaminan bisa dipakai untuk bayar tagihan terakhir. Perangkat juga sudah kukembalikan ke plasa. 

Dan tepat tanggal 1 Maret aku dapat email surat kontrak permintaan cabut layanan Indihome dari Telkom yang dilengkapi foto KTP, selfi dengan KTP dan tanda tanganku. Oya, cek juga di aplikasi myIndiHome, pastikan tagihannya sudah nol/ dibayar dan pemakaian 0 GB. Lega rasanya setelah semuanya beres. 

 

Kesimpulan : miskom dan kurang croscek data. kalau dari awal pas di plasa aku bisa langsung dapat surat final kontrak dan tanda terima perangkat bukan surat keluhan pelanggan sebagai bukti tanda terimanya mungkin ga seblibet ini alurnya. Ini semua karena email yang ditunggu tidak kunjung datang sesuai yang dijanjikan 1x24 jam. Ya jadi pelajaran saja. Semoga pengalamanku ini bermanfaat buat kalian yang mau berhenti langganan Indihm.



Rangkuman Alur Pendaftaran - Berhenti langganan Indihome:

- 9 Februari 2021 Pasang Wifi Indihome

(9 Februari 2022 = genap 1 tahun)

- 23 Februari 2022 = pengajuan pemberhentian layanan ke plasa telkom dan pengembalian perangkat. Kata CS Plasa Telkom aku akan dapat email pemberhentian langganan 1x24 jam.

- 25 Februari 2022 = lapor ke email customercare@telkom.co.id  karena sudah 2x24 jam belum dapat email pemberhentian langganan. 

Setelah mengirim email, admin customer care menanyakan apakah aku diberi surat keterangan dari plasa Telkom? TIDAK. tapi malah diberi surat keluhan pelanggan sebagai tanda terima perangkat?

Aku juga diminta mengisi data Alamat lengkap, Jumlah tagihan terakhir (lunas) dan tempat pembayaran terakhir.

Setelah itu admin menjawab email:

Kami akan bantu proses cabut layanan, mohon infokan alasan berhenti berlangganan karena apa? Selain itu infokan juga data-data berikut:
- Nomor IndiHome:
- Atas nama pemilik:
- Alamat lengkap (beserta patokan lokasi/ ancer-ancer):
- Nama Pemohon
- Hubungan (Pemilik/Ayah/Ibu/Saudara)
- Identitas (KTP/PASPORT)
- Nomor Identitas pemohon (KTP/PASPORT)
- HP utama:
- HP Alternatif
- Email: 



Setelah permintaan berhenti berlangganan diajukan, selanjutnya terdapat kewajiban pembayaran tagihan penggunaan terakhir, nominal dan tagihan akan muncul, setelah permintaan di ajukan.

Tagihan akan dihitung prorata, yang merupakan pemakaian pada bulan berjalan (bulan dilakukan permintaan), terhitung sejak tanggal 1, sampai dengan tanggal permintaan diajukan pencabutan layanan. Hal ini karena sistem pembayaran pascabayar (menggunakan layanan terlebih dahulu, lalu membayar pada bulan selanjutnya).

Estimasi refund uang jaminan adalah 14 hari kerja (tidak termasuk Sabtu dan Minggu maupun libur nasional).


25 feb 2022 aku dapat balasan email bahwa permohonan berhenti berlangganan akan diproses setelah melengkapi upload berkas pada Link upload yang dikirimkan melalui email/SMS. Berkas yang diupload untuk Atas Nama Perorangan/Pribadi (Non Instansi) yaitu:

1. Mengisi Tanda Tangan Digital
2. Upload Kartu Identitas (KTP)
3. Upload Selfi dengan Kartu Identitas (KTP)

Admin Email Customer Care mengatakan bahwa tagihan penggunaan terakhir akan muncul dan agar permintaan terealisasi diminta menunggu sampai tagihan muncul di awal bulan untuk melakukan pelunasan biaya penggunaan terakhir (pada kenyataannya uang jaminan bisa dipakai untuk bayar tagihan bulan terakhir karena pihak admin email sudah croscek data dengan yang di plasa telkom)




Menurut informasi dari Admin Customer Care biaya tagihan penggunaan terakhirku sejumlah Rp304.465

- 26 Februari 2022 = permintaan dalam proses dan di aplikasi myIndiHome terisolir.


- 1 Maret 2022 baru dapat email Final Kontrak dari Telkom dan aplikasi myIndihome sudah 0GB dan tidak ada lagi tagihan. 

Jadi Pastikan kalian sudah dapat email/ surat Final Kontrak secara resmi ketika berhenti berlangganan Indihome agar Anda tidak kaget kalau masih ada tagihan/denda di masa yang akan datang.



Cara Memindahkan File Video dari Camera Canon G7X Mark II ke Laptop Tanpa Wifi

Moocen Susan | Sabtu, Februari 26, 2022 | Be the first to comment!

Setelah aku berhenti berlangganan Wifi dan beralih ke kuota, aku baru tahu kalo ternyata kameraku Canon G7X mark II tidak bisa buat transfer file video untuk kebutuhan kontenku di youtube. 

Bahkan pake bluetoothpun kata yang bikin tutorial di Youtube ga bisa. Dia jawab kayak gini: The PowerShot G7 X Mark II is designed to communicate wirelessly via Wi-Fi and NFC. This model does not offer Bluetooth connectivity. Hope this helps! 

 

Kemudian aku coba cari tutorial di internet, ternyata ada solusi yaitu dengan menghubungkan kabel data USB ke kamera dan laptop. Aku cari-cari kabelnya ternyata ga ada di rumahku. Beli dulu kali ya... 

 

Waduh pusing, aku coba cari lagi alternatif lainnya, ada lagi yaitu pake card reader. Aku udah mau order card reader yang seperti di youtube tapi ternyata produknya habis. 

 

Terus aku ingat-ingat lagi, kayaknya dulu aku juga pernah punya card reader tapi apa bisa dipake karena yang kutahu slot cardnya buat  memori card HP - kecil ukurannya. Aku bongkar laciku dan nemu. Trus tak liatin kanan kirinya eh ternyata ada slot gede juga. 

Kucoba ambil kartu memori yang ada di kameraku dan kumasukkan ke card reader lalu colokin card reader ke laptop. Akhirnya proses transfer file video berhasil masuk ke laptop. 

Selamat mencoba ya.

Cara Daftar Rawat Jalan Pasien RS Bhayangkara Semarang

Moocen Susan | Kamis, Februari 24, 2022 | Be the first to comment!

Masing-masing Rumah Sakit mempunyai cara sendiri untuk prosedur daftar rawat jalan pasiennya.

Tapi rata-rata sekarang harus daftar online dulu. Jika kalian mau kontrol habis opname di RS Bhayangkara Semarang,  3 hari sebelum jadwal kontrol daftar rawat jalan lewat aplikasi RS Bhayangkara Semarang yang ada di playstore.

Setelah itu datang ke RS lalu menuju ke loket pendaftaran pasien BPJS, masukkan surat kontrol ke keranjang bertuliskan dokter pagi atau siang. 

Nanti setelah dipanggil petugas, langsung mengantri lagi ke loket perawat untuk diukur tekanan darah. Setelah itu menunggu di dekat ruang poli ybs. 

Pasien dipanggil 3 orang masuk ke ruang poli. Dan dokter mencatat di PC keluhan kita lalu memberikan surat untuk dibawa ke apotik. Sampai di apotik kita masukkan surat tadi ke dalam keranjang di atas meja lalu antri lagi. 

Setelah giliran dipanggil, kita akan mendapat nomor antrian untuk pengambilan obat. Kalau antrinya kelamaan, disitu ada jasa antar obat, tapi aku ga pakai. 

Setelah dapat nomor antrian, aku pulang sebentar karena ada urusan mendadak, setelah itu aku kembali lagi ke apotik sambil membawa nomor antrian lagi.

Untuk parkir kendaraan dihitung perjam.

Demikian alurnya terima kasih.

 

Cara Tuhan Pelihara Benar-benar Unik

Moocen Susan | Senin, Februari 21, 2022 | 2 Comments so far
Aku tidak menyangka semua ini akan terjadi, memang jika Tuhan sudah punya rencana benar-benar luar biasa pekerjaan Tuhan tidak dapat terselami akal pikiran manusia. Tapi ya kurasa ini unik dan layak dibagikan bagaimana pemeliharaanNya unik dan sempurna.
 

Suatu hari aku cek rekening tabunganku tinggal beberapa ratus ribu, padahal gajian masih setengah bulan lagi. Dan entah kenapa aku bisa-bisanya keracunan makanan sampai harus masuk IGD. Padahal selama ini aku sangat hati-hati dan pemilih kalau makan.
 
Suamiku mengantarku ke rumah sakit dekat kontrakan kami setelah aku nyeri perut, muntah, sampe keringat dingin. Sampai di IGD, dokter jaga menanyai kondisiku dan penyebabku muntah dan diare. Terakhir aku makan ayam penyet.
 
Penanganan para medis di rumah sakit itu sangat cepat tanggap. Aku langsung diinfus, dicek jantung, tensi, rontgen, suhu dan cek lab darah. Dan karena disarankan mondok/ opname di masa pandemi ini, aku dan suamiku diswap. Biaya swap untuk yang nungguin pasien yaitu 95rb.

Setelah kami berdua diswap dengan hasil negatif, aku diantar perawat masuk ke kamar kelas 1. Sungguh luar biasa, kamarnya bagus dan besar. kamar mandinya pun besar, pakai shower.

Aku sekamar dengan seorang ibu usia kira-kira 50 tahun dengan sakit komplikasi. Di kamar itu ada AC tapi aku tetap merasa kepanasan, karena ibu itu tidak tahan dingin. Ya maklumlah penderita asam lambung tinggi memang tidak tahan cuaca dingin, bisa mual.
 
Bahkan korden di kamar itu pun dibiarkan tertutup karena ibu itu juga tidak suka silau. Dalam hati aku agak kesal. Tapi ya sudah lah mengalah saja sama orang lebih tua. Selama 3 hari aku tidak BAB bukan karena tidak ingin BAB tapi karena ga bisa BAB, penyangga infus juga dipakai sama ibu itu. Jadi kalau mau BAB harus pinjam dulu. Sedangkan ibu itu sepertinya kurang nyaman kalau aku pinjam, karena aku bolak balik ke toilet.
 
Setelah mendengar cerita ibu itu yang berkali-kali pindah rumah sakit karena ga cocok dengan teman sekamarnya dan pelayanan rs yang dirasa kurang memuaskan baginya aku pun maklum kalau harus ngalah. Ibu itu pun meminta maaf padaku sampe berkali kali berharap maafnya diterima karena ketidaknyamananku.

Sepertinya ibu ini sangat perfeksionis dan agak kaku. Tapi kurasa banyak anggota keluarganya yang sayang padanya.

Dalam pembicaraan kami selama di RS. Sampailah pada pertanyaan apa pekerjaanku. Aku bilang jual suplemen kesehatan. Dia tanya sama yang nungguin dia, apa itu suplemen? Dan asistennya mengatakan kalau itu untuk menambah nafsu makan. Wah kebetulan dia juga susah makan. Ibu itu pun tertarik ingin membeli suplemenku.

Hari terakhir aku mau pulang karena kondisiku sudah membaik. Ibu ini pun memberikanku uang tunai untuk pembelian suplemen. 

Wah, aku sangat bersyukur, karena dapat uang tambahan buat makanku setelah keluar dari RS. Beberapa hari kemudian saat uangku ampir abis lagi, tiba-tiba ibu ini kembali repeat order dan memberikanku uang cash.

Aku melihat ini cara TUHAN mencukupi kebutuhan makanku sampai hari gajian tiba. Aku diijinkan mengalami sakit sampai opname di RS beberapa hari dan bertemu dengan ibu ini. 

Benar kata temanku, jual supergreenfood bisa dimanapun dan kapanpun juga. Meski sakit masih bisa jualan. Buat yang mau jadi reseller juga boleh hubungi aku di WA ya 081915197153.