Laman

  • HOME
  • LOMBA BLOG
  • ARTIKEL
  • TUTORIAL
  • ABOUT ME
  • JUAL PEMBALUT
DISTRIBUTOR PRODUK KK INDONESIA ASLI, Mau Ikut Gabung Bisnis? Hubungi WA 081915197153

Pergumulan Penderita Psikosomatis

Moocen Susan | Senin, September 11, 2017 |

When you have an INVISIBLE ILLNESS 
it's hard to explain to someone who doesn't have a CLUE 
It's daily STRUGGLE being in PAIN or feeling SICK 
on the INSIDE when you look FINE on the OUTSIDE
and no one doesn't understand
make you seems like a liar about your conditions

Ini tentang rasa. Apa yang dirasakan oleh orang yang sedang sakit psikosomatis dan dyspepsia. Berjuang setiap hari dengan penyakitnya dan tidak ada yang mau mengerti bahkan cenderung menyalahkan dan menghakimi.

Apa yang akan kamu lakukan jika?

Kamu sakit, kamu butuh perhatian orang terdekat namun orang terdekatmu justru marah melihat keadaanmu
Menyalahkan kondisimu ketika kamu muntah, menyalahkan kelemahanmu dan membanting pintu sebagai wujud kemarahannya agar kau tahu betapa dia bosan mendengar keluh kesahmu


Setiap hari berjuang dengan rasa mual yang mendera namun kamu harus tetap kuat untuk menjalani hidup
Bergumul dengan rasa takut yang hebat untuk keluar rumah sendiri tanpa ditemani orang lain
Tiada sahabat, tidak ada yang bisa diharapkan dari orang lain
Benar-benar sendiri
Seakan hanya Tuhan dan kamu sendiri yang paling mengerti keadaanmu

Andai dia tahu apa yang kamu rasakan apakah itu sudah terlambat?
Kamu malas berdebat dengan orang yang tidak mau mengerti
Kamu sudah lelah dengan perjuanganmu melawan sakit
Ditambah lagi harus membuang energi untuk menjelaskan padanya tentang kondisimu

Ya, dia tidak akan pernah mengerti
Bahkan kamu akan dianggap pura-pura/ lebay 


Kamu harus hidup meski hanya bisa makan beberapa menu saja. Kamu harus buktikan bahwa kamu bisa sembuh dan sehat meski harus tertatih-tatih untuk tegak berdiri dihempas sindiran dan cemooh
Kamu rindu pelukan ayah ibu yang sudah berpulang ke rumah Tuhan. Kamu ingat masa-masa kecilmu dimana ketika kamu sakit pelukan itu yang menguatkan dan menyembuhkan
Tapi kini yang tersisa hanyalah kesendirian. Kamu harus bisa menjaga hati agar tidak terluka oleh kata-kata kasar orang terdekatmu
Sehingga kamu tidak menjadi putus asa dan depresi.

Tak adil, sungguh tak adil
Mengapa orang yang merasakan sakit fisik harus mengalami sakit hati juga.
Sedangkan orang yang menyakiti kita seenaknya saja melontarkan kalimat menyakitkan itu


Sabar. Itulah yang akan dikatakan orang lain. Ya, setidaknya itu kata yang akan sering kau dengar


Dalam keputusasaanmu seakan hanya Tuhan yang bisa menolongmu, memberimu kekuatan baru untuk menjadi sehat kembali.
Ini benar-benar ujian hidup yang harus kau lewati

Ah, kiranya suatu saat kau akan melihat pelangi dibalik hujan. Menyambut datangnya cinta yang menyembuhkan dari seorang kekasih.

Maybe, someday... if you believe.

3 komentar:

  1. kekasihnya yang kemarin apakah sudah putus?

    BalasHapus
  2. I feel you mba. Saya juga sakit dan kadang yang kita butuhkan hanya dukungan bukan cibiran ya

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tuliskan komentar Anda di bawah ini. Komentar Anda sangat bermanfaat dan sangat saya hargai atau jika ada pertanyaan silakan tinggalkan pesan di livechat saya (sidebar kiri bawah)
Perhatian: saya akan menghapus otomatis komentar yang ada link hidupnya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...