Laman

  • HOME
  • LOMBA BLOG
  • ARTIKEL
  • TUTORIAL
  • ORDER DESIGN
  • ABOUT ME
  • JUAL KEFIR
JASA DESIGN BLOG KHUSUS BLOGSPOT & JUAL PRODUK KEFIR

All About My Father

Agustinadian Susanti | Sabtu, Februari 14, 2015 |
    Kalau dipikir-pikir gemes juga lihat tingkah bapakku. Kesal marah cemas gemes happy bercampur jadi satu. Happy kalau lihat bapak ceria dan doyan makan. Kalau sudah begitu beliau pasti ga mau di rumah, pengennya jalan-jalan keluar rumah atau bahkan pergi keluar kota dan sendirian? Siapa yang ga cemas dan pasti melarang kalau lihat orangtua sudah lansia keluar rumah sendirian, tapi yang namanya orangtua selalu aja merasa dirinya masih muda dan masih kuat padahal kondisi tubuhnya ga bisa diprediksi. Kadang saat ini kuat eh tiba tiba beberapa jam kemudian bisa lemes dan mengeluh masuk angin, badan pegel-pegel, dan lain-lain. 
 
bapakku lagi asyik nonton TV

   Kesal kalau beliau sukar dinasehati untuk makan teratur dan tepat waktu minum obatnya. Kadang saking kesalnya, aku sampai emosi dan marah, ketika apa yang kutakutkan terjadi ya itu bapakku sesak nafas kalau kedinginan, padahal sudah kuingatkan pakai jaketnya tapi bapak menolak. Atau kalau beliau keluar rumah sendiri tanpa sepengetahuanku dan setelah pulang mengeluh sakit. Aku marah karena takut terjadi apa apa pada bapakku. Sehingga tak jarang aku jadi over protektif pada bapakku. 

    Bapak selalu berkata agar aku tak mudah cemas, tapi aku tak bisa tidak mencemaskan hal itu. Bapak boleh keluar rumah, asal jangan jauh-jauh, bawa handphone kalau terjadi sesuatu di jalan bisa menghubungiku sewaktu waktu atau bawa payung kalau cuaca mendung, aku hanya takut bapak sakit atau sesak di jalanan. Tapi ya itu bapakku kadang ga menurut. 

   Di rumah ada sepeda bapakku. Sejak peristiwa tabrak lari dulu, aku melarang bapakku naik sepeda lagi. Jadi kemana-mana aku boncengin bapak. Semua itu kulakukan karena aku sayang bapakku dan aku ga mau bapakku tertimpa musibah serupa. Niatku daripada sepeda nganggur dirumah, kenapa tidak dijual saja? Eh tapi bapakku sangat marah kalau sepedanya hendak kujual. Katanya, nanti sepedanya mau bapak servicekan buat latihan sepeda an lagi -- aku cemberut tak setuju. 

    Rasa sayangku kadang terlihat berlebihan, Ya itu semua karena rasa cemasku yang berlebihan juga. Hidup dengan PPOK (Paru-paru obstruktif kronis) memang sulit untuk bapakku. Apalagi akhir akhir ini maagnya sering kambuh, belum lagi masalah makan yang sulit juga bukan hanya karena bosan dengan menu makanannya, tapi faktor gigi yang tinggal dua biji sedangkan letaknya atas dan bawah bapak menolak memasang gigi palsu. 

   Dalam tidurnya, tak jarang aku memperhatikan beliau. Bernafas lewat mulutnya, kadang mengorok, kadang mengigau. Kadang di saat santai pun nafasnya terengah-engah seperti habis berlari. Sesekali kupijit bahunya yang pegal-pegal, kurapikan selimutnya, kuganti koyo dipunggungnya setiap habis mandi. Kulihat punggung bapakku kadang lecet karena sering ditempeli koyo cabe demi menghilangkan rasa pegal di punggungnya. aku sembari bergumam, “Tetaplah sehat pak, aku cuma ingin bapak doyan makan lagi, sembuh dan bisa kuboncengin sepeda kemana-mana.” 

    Aku lega jika bapakku nafsu makannya membaik mau menghabiskan makanannya dan berkata enak. Sebaliknya aku merasa ikut lemes kalau dengar bapakku mual saat makan, atau tidak menghabiskan makanannya. Iseng-iseng kuabadikan video singkat tentang bapakku di smartphoneku. Lalu aku tunjukkan ke bapak dan kami tertawa berdua menyaksikan video bapakku. Kadang disaat tidur, bapak melucu membuatku tertawa dengan kepolosan, eyelan dan kesaminannya. 

    Oh bahagianya punya bapak seperti bapakku. Hartaku yang sangat berharga yaitu kebersamaan dengan bapakku. Berikut ini salah satu video yang kuambil saat bapak leyeh-leyeh di sofa tertidur habis minum susu jam 3 pagi dan ketika bangun jam 8 pagi langsung menyantap pisang mini.


23 komentar:

  1. moga bapaknya sehat selalu ya mba. aamiin..

    BalasHapus
  2. subhanallah mbak susan ini termasuk orang yang sangat berbakti kepada orang tua ya, memang harta yang paling berharga adalah keluarga, tak ada hal yang lebih membahagiakan jika kita tidak bisa kumpul dengan keluarga, keharmonisan keluarga harus di jaga sebaik-baiknya, saya doakan mbak semoga ayahanda tercinta di berikan panjang umur, selalu dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, amin amin amin ya robbal alamin,

    BalasHapus
  3. Saya bacanya tersentuh Mbak, semoga bapaknya selalu sehat...

    BalasHapus
  4. Semoga bapaknya mbak Susan lekas sembuh.. Yakinlah dengan kasih yg tulus dari seorang anak akan membuat semangat si bapak untuk sembuh.. Yah namanya juga orangtua yg sdh lansia...kadang ada aja hal2 tingkahnya kembali seperti anak kecil...sabar ya Mbak..

    BalasHapus
  5. sehat selalu ya pak, anaknya perhatian loh :)

    BalasHapus
  6. Intinya menurut saya, mbak agustin harus berbahagia karena masih punya orang tua. Keberhasilan seorang anak bagi orang itu bukan karena anaknya kaya dan sukses akan tetapi bagaimana anak tersebut mengabdi kepada orang tua. Ikhlas dan niati ibadah, maka Tuhan akan menolong dari jalan yang tidak disangka-sangka. Sukses selalu...:)

    BalasHapus
  7. sehat selalu ya bapak... jadi inget kalau ternyata seorang ayah tidak suka dikasih tahu dan diingetin, padahal beliau suka ngasih tahu dan ngingetin kita.. hihihihihi ^_^

    BalasHapus
  8. semoga bapak selalu sehat ya mba susan, dan mba susan diberikan kesabaran...hehhe memang begitu gaya hidup lansia mba...kitanya yg khawatir, mereka cuek banget ;)

    BalasHapus
  9. berkunjung kesini,,
    salam kenal ya

    BalasHapus
  10. Cerita dan kisah tentang/bersama bapak akan senantiasa menjadi kenangan yang indah. Beruntung zaman sekarang ada blog dan Mbak Susan piawai dengannya sehingga kenangan soal bapak bisa terdokumentasi di sini. Dokumentasi itu penting karena ingatan manusia terbatas.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tuliskan komentar Anda di bawah ini. Komentar Anda sangat bermanfaat dan sangat saya hargai atau jika ada pertanyaan silakan tinggalkan pesan di livechat saya (sidebar kiri bawah)
Perhatian: saya akan menghapus otomatis komentar yang ada link hidupnya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...